• Kontak Kami
  • Hotline : 083820409499
  • SMS : 081322063949
  • BBM : D05572DE

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 08.00 s/d jam 17.00 , Minggu Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » Shalat Sunnah Qabliyah Maghrib, Ada?

Shalat Sunnah Qabliyah Maghrib, Ada?

Diposting pada 5 December 2016 oleh Shasmira Online

Shalat Sunnah Qabliyah Maghrib, Ada?

Melaksanakan perkara sunnah tentu begitu dianjurkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Perkara sunnah bisa jadi pelengkap perkara wajib. Sebab, kita tak pernah tahu apakah perkara wajib yang kita lakukan itu diterima oleh Allah atau tidak. Terutama ketika shalat.

Melaksanakan shalat lima waktu adalah perkara wajib. Tetapi, terkadang kita tak bisa melaksanakannya dengan khusyu. Maka, dengan melaksanakan shalat sunnah, bisa menjadi penutup kekurangan kita.

Nah, salah satu shalat sunnah yang dianjurkan adalah shalat sunnah qabliyah. Yakni shalat sunnah yang dilakukan sebelum melaksanakan shalat fardhu. Tetapi, tak semua shalat fardhu menggunakan shalat sunnah qabliyah. Salah satunya shalat maghrib.

Ya, kita tahu bahwa shalat maghrib, kebanyakan orang tidak menggunakan shalat sunnah qabliyahnya. Tetapi, ada pula orang-orang yang melakukannya. Memang, apakah shalat sunnah qabliyah maghrib itu ada?

Ulama berbeda pendapat apakah ada anjuran shalat qabliyah maghrib ataukah tidak dianjurkan. Ada 3 pendapat dalam masalah ini,

Pendapat pertama, dianjurkan melakukan shalat qabliyah maghrib. Ini merupakan pendapat Syafiiyah dan Ibnu Hazm ad-Dzahiri. Mereka berdalil dengan beberapa hadis berikut. Salah satunya hadis dari Abdullah bin Mughaffal Al-Muzani Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi ﷺ bersabda, “Shalatlah sebelum shalat Maghrib,” 3 kali dan pada yang ketiga, beliau mengatakan, “Bagi yang mau.” Karena beliau tidak suka kalau umatnya menjadikan itu sebagai suatu kebiasaan. (HR. Bukhari 1183)

Pendapat kedua, tidak ada anjuran shalat qabliyah maghrib. Menurut Hanafiyah, qabliyah maghrib tidak dianjurkan. Yang dianjurkan, tidak melaksanakan shalat. Sementara menurut Malikiyah, qabliyah maghrib hukumnya makruh.

Di antara dalil pendapat ini adalah riwayat dari Thawus, bahwa Ibnu Umar pernah ditanya tentang shalat sunah qabliyah maghrib. Jawaban Ibnu Umar, “Aku tidak melihat seorang pun di masa Nabi ﷺ yang melaksanakan shalat qabliyah maghrib. Dan Ibnu Umar memberikan rukhshah untak 2 rakaat sesudah asar,” (HR. Abu Daud 1284).

Pendapat ketiga, shalat qabliyah maghrib hukumnya boleh (mubah) dan tidak makruh, meskipun tidak dijadikan sunah. Ini merupakan pendapat madzhab Hambali. Mereka berdalil dengan pernyataan Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, “Di zaman Nabi ﷺ, kami shalat 2 rakaat setelah adzan maghrib, sebelum shalat maghrib. Mukhtar bertanya kepada Anas, “Apakah Rasulullah ﷺ juga mengerjakannya?” Kata Anas, “Beliau melihat kami mengerjakan shalat itu, dan beliau tidak memerintahkan kami, juga tidak melarang kami,” (HR. Muslim 836).

Nah, dari ketiga pendapat tersebut, dalam konsultasisyariah.com disebutkan bahwa pendapat yang benar adalah shalat sunah qabliyah maghrib hukumnya dianjurkan. Hanya saja, statusnya tidak sebagaimana rawatib lainnya. Shalat qabliyah maghrib sunah biasa.

Ibnul Qayyim mengatakan, “Di dalam Shahihain terdapat hadits dari Abdullah Al-Muzani dari Nabi ﷺ bahwa beliau mengatakan, ‘Shalatlah sebelum Maghrib! Shalatlah sebelum Maghrib!’ Dan beliau katakan di ketiga kalinya, ‘Bagi yang mau’ karena tidak ingin dijadikan kebiasaan oleh umatnya. Inilah yang benar, yakni bahwasannya shalat ini hanya shalat sunnah biasa, bukan termasuk shalat sunnah rawatib seperti shalat sunnah rawatib yang lain,” (Zadul Ma’ad, 1/312).

Bagikan informasi tentang Shalat Sunnah Qabliyah Maghrib, Ada? kepada teman atau kerabat Anda.

Shalat Sunnah Qabliyah Maghrib, Ada? | Koleksi Busana Muslim SHASMIRA Terlengkap – di Bandung

Komentar dinonaktifkan: Shalat Sunnah Qabliyah Maghrib, Ada?

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 735.000
Ready Stock / DRESS
Rp 219.000
Ready Stock
SIDEBAR